{ web · api · devops }
FavoritSAMAN — Sistem Monitoring Anti-Fraud

Masalah
Program pemerintah dan siklus anggaran melibatkan volume transaksi, dokumen, dan aktivitas yang besar di berbagai unit organisasi. Pendekatan audit tradisional dapat menyulitkan proses identifikasi potensi penyimpangan sejak dini, terutama ketika indikator risiko tersebar di berbagai sumber data dan membutuhkan analisis secara manual. Inspektorat Jenderal Kementerian Kebudayaan membutuhkan sistem monitoring yang mampu mengidentifikasi potensi indikator fraud secara berkelanjutan, mendukung verifikasi identitas, serta menyediakan insight berbasis risiko agar auditor dapat menentukan prioritas investigasi dan aktivitas pengawasan.
Yang saya kerjakan
- Berperan sebagai Project Manager sekaligus Senior Fullstack Engineer, menggabungkan tanggung jawab technical leadership dengan project delivery.
- Memimpin end-to-end project delivery, mulai dari analisis kebutuhan dan perencanaan teknis hingga development, integration, testing, dan release.
- Mengoordinasikan aktivitas pengembangan serta menerjemahkan kebutuhan stakeholder menjadi requirement teknis dan workflow produk yang actionable.
- Berkontribusi langsung dalam pengembangan frontend platform SAMAN.
- Merancang dan mengimplementasikan user interface untuk workflow fraud monitoring dan risk management yang kompleks.
- Mengimplementasikan notifikasi fraud real-time menggunakan Server-Sent Events (SSE).
- Berkontribusi dalam integrasi analisis dokumen berbasis AI untuk memproses dokumen yang diunggah dan mengidentifikasi pola mencurigakan secara otomatis.
- Mengimplementasikan workflow frontend yang mendukung facial recognition dan identity verification.
- Berkontribusi pada interface dan workflow yang berkaitan dengan violation scoring engine, termasuk penyajian risk score untuk individu dan transaksi.
- Bekerja pada integrasi frontend dan backend untuk menghubungkan interface monitoring dengan layanan fraud detection dan risk scoring.
- Mengoordinasikan implementasi teknis pada berbagai komponen sistem dan stakeholder.
- Memastikan produk dikembangkan sesuai functional requirements dan tujuan proyek.
- Berperan sebagai penghubung teknis antara stakeholder, product requirements, dan engineering implementation.
Hasil
- Menghasilkan platform monitoring anti-fraud untuk Inspektorat Jenderal Kementerian Kebudayaan.
- Mendukung pendekatan audit internal berbasis risiko melalui penyediaan risk score dan indikator fraud pada level individu maupun transaksi.
- Menghadirkan fraud alert real-time melalui Server-Sent Events sehingga monitoring tidak hanya bergantung pada pemeriksaan berkala atau manual.
- Mengotomatisasi sebagian proses review dokumen melalui analisis dokumen berbasis AI untuk membantu mengidentifikasi pola yang berpotensi mencurigakan.
- Menghadirkan verifikasi identitas berbasis facial recognition sebagai bagian dari kemampuan pencegahan fraud.
- Mengonsolidasikan indikator fraud, analisis dokumen, verifikasi identitas, dan risk scoring dalam satu workflow monitoring terpusat.
- Mendukung tata kelola dan pengawasan berbasis data pada program dan siklus anggaran kementerian.
- Berhasil melakukan delivery proyek sekaligus tetap berkontribusi secara hands-on sebagai Senior Fullstack Engineer dan Project Manager.
- Sistem resmi diluncurkan oleh Menteri Kebudayaan, menjadi salah satu milestone penting dalam delivery proyek.
Proyek lainnya
Semua proyek
{ web · cms · api · devops }
2025IDbuild — Platform Operasional Proyek Desain Interior
Platform SaaS end-to-end bagi firma desain interior untuk mengelola proyek komersial, mulai dari perencanaan dan estimasi hingga pengadaan, kolaborasi, dan penyelesaian proyek.

{ web · mobile · cms · api · devops }
2022Satu Matrix — Analitik Origin-Destination
Platform analitik transportasi berbasis big data yang memetakan pergerakan komuter Jabodetabek dari berbagai sumber data transportasi publik.
Internal
{ web · mobile · cms · api · devops }
2020Warnas — Penemuan Kuliner & Social Commerce
Platform social commerce yang menghubungkan pedagang makanan lokal dan UMKM dengan pelanggan melalui penemuan kuliner, interaksi sosial, dan transaksi online.
Sudah tidak beroperasi